Sinopsis

sinopsis

Sanghiyang Tapak Ragamanah

Jilid1_TapakSAKIT Mahaprabu Linggadewata yang tidak pernah kunjung sembuh, membuat Kadaton Suradipati dan Kota Raja Pakuan menjadi suram. Mendung pun menggayut semakin tebal di atas langit kadaton. Beberapa kerabat dekat mahaprabu, nanggana dan senapatiyuda Sunda mulai melakukan gerakan untuk menggoyahkan pondasi dan sendi-sendi kerajaan.

Gerakan itu dilandasi persoalan lama di antara para kerabat istana. Terjadi perebutan pengaruh dan kekuasaan atas para prajurit kerajaan dan prajurit pengawal raja, termasuk upaya untuk menguasai senjata pusaka kerajaan dan pusaka mahaprabu.

Bahkan perebutan kekuasaan juga melibatkan orang-orang dari perguruan, senapati dan bangsawan dari Majapahit tanpa sepengetahuan Maharaja Putri Trbuanatunggadewi.

Cerita berlatar belakang kebesaran Kemaharajaan Sunda ini juga mengisahkan peralihan kekuasaan di Pakuanlarang, Sumurwangi, Saunggalah, Galuh, dan Galunggung.

Pada saat yang bersamaan tumbuh generasi muda Sunda yang berjuang untuk mempertahankan kewibawaan Sunda dari berbagai intrik kekuasaan, keserakahan, ketamakan, kedengkian, ambisi, dan dendam. Di antara mereka adalah Rahiyang Wangi Linggabuana, Rakean Braja Niskala, Ujang Seda, Umbut Lalada dan Sapta Naya.

Pertumpahan darah di Kadaton Suradipati juga menjadi salah satu penyebab Mahaprabu Ajiguna Linggawisesa, yang menggantikan Mahaprabu Linggadewata,  memindahkan Ibukota Sunda ke Kawali. Namun, ketika kedamaian menaungi Tanah Sunda, prahara yang tidak disangka-sangka telah terjadi, yaitu banjir darah di Bubat.

Namun fajar baru datang dengan tampilnya Sang Guru Bunisora dan Pangeran Wastu yang akan melanjutkan kebesaran Kemaharajaan Sunda, dengan mengubur dalam-dalam dendam, kebencian dan sumber perpecahan di antara sesama yang sebelumnya telah menghancurkan leluhur mereka. []

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s